0
Dikirim pada 14 November 2015 di Tauhid

Uqbah bin 'Aamir RA, "Apabila engkau melihat Allah memberi seorang hamba kelimpahan dunia atas maksiat-maksiatnya, apa yang ia suka, maka ingatlah sesungguhnya hal itu adalah istidraj".

Kemudian Rasulullah SAW membaca ayat 44 dari QS Al An'aam [6], yang artinya "Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, Maka ketika itu mereka terdiam berputus asa" (HR Ahmad no. 17349 dan dishahihkan Al Albani di As Silsilah Ash Shahihah no. 414).

Berikut hikmah dari kitab alhikam tentang istidraj

Mari kita aamiinkan bersama doa Umar berikut : Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu menjadi mustadraj (orang yang ditarik dengan berangsur-angsur ke arah kebinasaan)" (Al Umm, Imam Sayfi'i, IV/157).

 

 



Dikirim pada 14 November 2015 di Tauhid
comments powered by Disqus
Profile

Saya unik sama seperti Anda More About me

Page
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 436.793 kali


connect with ABATASA